30 Juni 2014 pukul 2:48
"Mungkin sudah terbuang, tak layak lagi diharapkan. Dan lagu itu, mungkin aku sekarang yang akan sering menyanyikannya ".
Malam pun semakin hening, waktu semakin berlalu, namum serangga-serangga masih bernyanyi, mencoba memecahkan kesunyian, mengusik telinga yang tak lagi disapa.
Itu hanyalah sebuah "monolog" , sang dewi mungkin sudah tak mampu untuk memahami atau tak lagi mau untuk mengerti, karena sebuah kata hanyalah otak mu yang tahu maknanya.
Kini para penasihat sudah berjejer di sampingmu, membelai lembut ubun-ubunmu, menyanyikan lagu-lagu merdunya agar kau tertidur lelap. Karena saat itu kau tak kan lagi dibangunkannya.
Bulan itu memang lah indah, dengan cahanya kau mampu untuk memandanya, namun bersayap pun "seekor laron" tak kan mampu meraihnya.
Mentari itu mampu memberikan perubahan gelap menjadi terang, namun matamu tak kan pernah mampu untuk memandangnya .
Biarlah sang mawar di seberang jurang yang terjal, kau tak kan pernah tahu dia akan ada di genggamanmu atau tidak. Sebutlah dia dalam setiap nada lembutmu di hadapNYA. Hanya DIA lah yang mampu memahami semua kata walau tak kau mengucapkannya.
Malam pun semakin hening, waktu semakin berlalu, namum serangga-serangga masih bernyanyi, mencoba memecahkan kesunyian, mengusik telinga yang tak lagi disapa.
Itu hanyalah sebuah "monolog" , sang dewi mungkin sudah tak mampu untuk memahami atau tak lagi mau untuk mengerti, karena sebuah kata hanyalah otak mu yang tahu maknanya.
Kini para penasihat sudah berjejer di sampingmu, membelai lembut ubun-ubunmu, menyanyikan lagu-lagu merdunya agar kau tertidur lelap. Karena saat itu kau tak kan lagi dibangunkannya.
Bulan itu memang lah indah, dengan cahanya kau mampu untuk memandanya, namun bersayap pun "seekor laron" tak kan mampu meraihnya.
Mentari itu mampu memberikan perubahan gelap menjadi terang, namun matamu tak kan pernah mampu untuk memandangnya .
Biarlah sang mawar di seberang jurang yang terjal, kau tak kan pernah tahu dia akan ada di genggamanmu atau tidak. Sebutlah dia dalam setiap nada lembutmu di hadapNYA. Hanya DIA lah yang mampu memahami semua kata walau tak kau mengucapkannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar